MEMILIH DIAM (Puisi)

 Berderet peristiwa lara. 

Tak mau berjeda. 

Hingga memenuhi dan menyesakkan dada. 

Hanya pada-Mu tempat meminta. 

Karena tiada punya sesiapa. 

Yang siap menampung segala rasa


Memilih diam menjadi kekasih. 

Untaian kata kadang  malah jadi selisih. 

Mencoba terus berhati bersih. 

Hingga jiwa tegar tak perlu bersedih. 


Pringsewu 

14 Agustus 2022




Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEJENAK MENGENANG BECAK

BERPISAH DEMI MASA DEPAN

MENERBITKAN BUKU SEMAKIN MUDAH DI PENERBIT INDIE